Wisata Cinta di Pulau Asmara Situ Patenggang Ciwidey

Berwisata ke Bandung kurang lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke Situ Patenggang.

Destinasi wisata alam yang terletak pada ketinggian 1.600 MDPL ini menyajikan panorama yang indah. Situ Patenggang merupakan danau yang dikelilingi hamparan kebun teh yang membentang sekitar 45 ribu hektare.

Nuansa alam yang eksotis semakin terasa berkat Gunung Patuha yang menjadi latar belakang kawasan ini. Kondisi geografis khas pegunungan ini membuat Situ Patenggang kerap dijadikan objek foto romantis yang Instagramable.

Suasana semakin dramatis kala kabut mulai turun menyelimuti hijaunya hamparan kebun teh yang menjadi komoditas pertanian utama di kawasan ini.

From : @sehna21

Tak hanya pemandangan alam yang ditawarakan, Situ Patenggang juga sarat akan sejarah dan mitos. Di areal ini terdapat sebuah batu besar yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai Batu Cinta.

Konon, Batu Cinta menjadi tempat bertemunya dua sejoli yang dimabuk asmara, yaitu Ki Santang dan Dewi Rengganis yang merupakan titisan dewata.

Alkisah, sepasang kekasih ini dipertemukan di Situ Patenggang setelah bertahun-tahun terpisahkan dan saling mencari satu sama lain.

erzays

Setelah bertemu, Dewi Rengganis meminta kepada Ki Santang untuk membuatkannya sebuah danau yang lengkap dengan perahu untuk mengarungiya. 

Titik pertemuan Ki Santang dan Dewi Rengganis ini lah yang dijuluki sebagai Batu Cinta.

Masyarakat setempat percaya bahwa Situ Patenggang merupakan danau yang dibuat oleh Ki Santang. Sementara perahunya kini berubah menjadi sebuah pualu berbentuk hati

Good Picture @izonk_silence

yang disebut sebagai Pulau Asmara. Mitos ini pun akhirnya menjadi legenda yang dipercaya membawa berkah bagi setiap pengunjung yang membawa pasangannya ke Situ Patenggang.

yang disebut sebagai Pulau Asmara. Mitos ini pun akhirnya menjadi legenda yang dipercaya membawa berkah bagi setiap pengunjung yang membawa pasangannya ke Situ Patenggang.

Kabarnya, setiap pasangan yang menginjakkan kaki di Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara dipercaya hubungan cintanya akan abadi seperti yang dialami oleh Ki Santang dan Dewi Rengganis. Tak heran jika banyak pengunjung yang membawa pasangannya betah berlama-lama di areal Situ Patenggang.

bingkai_anton

Agar lebih romantis, anda bisa mengajak pasangan menyusuri danau menggunakan perahu dayung sembari memancing ikan di Situ Patenggang. Salah satu destinasi favorit di Kota Kembang ini telah dikelola secar profesional. 

Terlihat dari tersedianya berbagai fasilitas umum seperti toilet, tempat ibadah, hingga parkiran yang cukup luas di kawasan ini. Bagi anda penggemar kuliner bisa menikmati bermacam menu khas Jawa Barat yang tersaji nikmat di dalam sebuah Kapal Pinisi Resto yang ditambatkan di Pulau Asmara.

adekrismoyo

Jika anda masih belum puas menikmati keindahan Situ Patenggang, anda bisa bermalam sambil mencoba sensai camping di Glamping Lakside, sebuah penginapan yang disediakan khsusus untuk pengunjung. Ada pula sejumlah gazebo atau saung untuk beristirahat yang bisa anda sewa cukup dengan Rp. 10 ribu saja.

Jangan lupa untuk menyempatkan membeli oleh-oleh di toko souvenir yang berjejer rapi di lokasi tersebut. Untuk dapat masuk ke Situ Patenggang, anda akan dikenakan tarif yang cukup terjangkau yaitu Rp. 18 ribu untuk hari kerja, dan Rp. 20 ribu di akhir pekan.

renaldy.id

Bagi yang membawa kendaraan, pengelola akan meminta jasa parkir sebesar Rp. 3.500 untuk sepeda motor, dan Rp. 11.500 untuk mobil.

Lokasi Situ Patenggang juga cukup mudah dari pusat Kota Bandung karena terletak di jalur utama Jalan Raya Ciwidey-Rancabali, tepatnya di Desa Patengan yang berjarak sekitar 48,3 Km dari Jalan Asia Afrika Bandung. Anda juga bisa menggunakan angkutan umum jurusan Ciwidey dari Leui Panjang yang dilanjutkan dengan angkutan jurusan Patenggang.

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.